Unggas Hias

Ayam Tomaru Jepang: Si Eksotis Berekor Indah dengan Kokokan Terpanjang

"Ayam Tomaru tidak perlu warna-warni untuk menarik perhatian; bulu hitam legamnya sudah memancarkan karisma. Tetaplah berkelas

Ayam Tomaru Jepang: Si Eksotis Berekor Indah dengan Kokokan Terpanjang – Apakah Anda familier dengan ayam long-crower atau ayam berkokok panjang? Jika di Indonesia kita memiliki Ayam Pelung dan Ayam Ketawa, Jepang memiliki salah satu warisan budaya unggas yang tidak kalah memukau: Ayam Tomaru (唐丸).

Bagi para kolektor ayam hias dan pencinta unggas eksotis, Ayam Tomaru bukan sekadar hewan peliharaan biasa. Ayam legendaris berbulu hitam legam ini memegang status sebagai salah satu Monumen Alam Nasional Jepang (Japanese Natural Monument) yang sangat dilindungi.

Mari kita bedah secara lengkap dan mendalam mengenai sejarah, karakteristik unik, hingga keistimewaan suara kokokan Ayam Tomaru Jepang yang legendaris ini.

Baca Juga :  Bebek Mandarin (Aix galericulata)

Sejarah dan Asal-usul Ayam Tomaru

Nama Tomaru berasal dari karakter kanji 唐 (Tou) yang merepresentasikan Dinasti Tang di Tiongkok, dan 丸 (Maru). Secara historis, leluhur ayam ini diperkirakan dibawa dari Tiongkok ke Jepang pada awal abad ke-17 (sekitar zaman Edo).

Namun, pengembangan varietas asli Tomaru seperti yang dikenal sekarang dilakukan sepenuhnya di Prefektur Niigata, Jepang. Melalui persilangan selektif selama ratusan tahun, masyarakat Jepang berhasil menciptakan trah ayam dengan durasi kokokan yang luar biasa panjang dan penampilan yang anggun.

Pada tanggal 7 September 1939, pemerintah Jepang secara resmi menetapkan Ayam Tomaru sebagai Monumen Alam Nasional guna melindungi kelestarian genetiknya dari kepunahan.

Karakteristik Fisik Ayam Tomaru yang Khas

Berbeda dengan ayam hias populer Jepang lainnya seperti Onagadori yang berfokus total pada panjang ekor, Tomaru mengombinasikan keanggunan ekor, warna bulu yang pekat, dan postur tubuh yang tegap.

Berikut adalah ciri-ciri fisik utama dari Ayam Tomaru Jepang:

  • Warna Bulu Tunggal (Solid Black): Ayam Tomaru standar hanya memiliki satu variasi warna, yaitu hitam legam dengan kilauan hijau metalik (greenish sheen) saat terkena sinar matahari.

  • Postur Tubuh: Memiliki tubuh yang lebar, kompak, dengan dada yang membusung penuh dan tegap.

  • Bentuk Ekor: Masuk dalam kategori semi-longtail. Bulu ekor utamanya (sickle feathers) menjuntai rendah, bahkan terkadang menyentuh tanah, dengan panjang berkisar antara 90 hingga 120 cm (3-4 kaki).

  • Wajah dan Jengger: Memiliki jengger tunggal (single comb) berwarna merah cerah. Uniknya, pada ayam betina, kulit wajahnya sering kali berwarna hitam pekat sepenuhnya.

  • Kaki dan Cakar: Bagian kaki (shanks) berwarna abu-abu gelap atau slate-grey.

Tabel Bobot Standar Ayam Tomaru

Jenis KelaminBobot Rata-rata
Ayam Jantan (Cock)3,3 kg – 3,8 kg
Ayam Betina (Hen)2,1 kg – 2,8 kg
Baca Juga :  Keunikan Ayam Braekel: Ras Purba Belgia Nenek Moyangnya Ayam Arab

Keistimewaan Utama: Kokokan yang Berlangsung 25 Detik!

Daya tarik terbesar dari Ayam Tomaru terletak pada pita suaranya. Tomaru dinobatkan sebagai salah satu dari empat jenis ayam berkokok panjang (long-crowing breeds) terbaik di Jepang, bersanding dengan Koeyoshi, Kurokashiwa, dan Tōtenkō.

Fakta Unik: Sementara ayam biasa berkokok hanya dalam durasi 2 hingga 4 detik, seekor Ayam Tomaru jantan dewasa yang terlatih dapat menahan satu tarikan napas kokokan hingga durasi 25 detik!

Suara kokokannya terdengar melodius, bergaung dalam, dan memiliki ritme akhir yang khas. Di Jepang, kontes keindahan suara Ayam Tomaru sering diadakan untuk menguji ketahanan napas dan kemerduan suara ayam-ayam tersebut.

Ayam legendaris berbulu hitam legam ini memegang status sebagai salah satu monumen alam nasional jepang japanese natural monument
Ayam legendaris berbulu hitam legam ini memegang status sebagai salah satu monumen alam nasional jepang japanese natural monument

Produktivitas dan Perilaku

Secara fungsi ekonomis (daging dan telur), Ayam Tomaru memiliki produktivitas yang tergolong rendah. Ayam betina menghasilkan telur dalam jumlah yang relatif sedikit, berukuran kecil, dan berwarna cokelat muda.

Oleh karena itu, ayam ini murni dipelihara sebagai:

  1. Ayam hias (ornamental chicken).

  2. Ayam kontes suara.

  3. Simbol pelestarian budaya warisan Jepang.

Dari segi temperamen, Ayam Tomaru dikenal cukup tenang namun waspada. Karena langkanya populasi mereka di luar Jepang (termasuk di Amerika dan Eropa), harga untuk satu pasang ayam Tomaru asli dengan sertifikasi genetik yang jelas bisa mencapai angka yang sangat fantastis.

Jadilah seperti Tomaru: fokus pada kelebihan unikmu, bukan sibuk mengikuti standar mayoritas.

Ayam Tomaru Jepang adalah perpaduan sempurna antara keindahan visual yang misterius berkat bulu hitam berkilau, sejarah budaya yang kaya, serta keunikan suara yang tiada duanya. Menjaga dan memelihara ayam ini membutuhkan komitmen tinggi, namun kepuasan mendengarkan kokokan panjangnya yang legendaris menjadi kebanggaan tersendiri bagi para penghobi unggas premium.

Tim Unggas.web.id

Selamat datang di Unggas.web.id, Jendela Informasi Perunggasan Anda, platform media digital terdepan yang didedikasikan khusus untuk berbagi pengetahuan, tips praktis, dan berita terbaru seputar dunia unggas dan peternakan.

Artikel Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button